Tampilkan postingan dengan label by adito fajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label by adito fajar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Februari 2017

Sejarah motor yamaha dari masa ke masa

Sejarah Motor Yamaha Dari Masa ke Masa Sejarah Motor Yamaha Dari Masa ke Masa Yamaha didirikan pada tahun 1887, ketika Torakusu Yamaha mendirikan perusahaan Yamaha Corp Nippon Gakki yang membuat alat musik piano organ, tidak lama kemudian Yamaha dikenal sebagai pembuat berbagai instrumen musik terbesar di dunia, Logonya pun dibuat Pada 1 Juni 1955, berdirilah Yamaha Motor Corp. yang terpisah dari dari Yamaha Corp. namun masih tetep dalam satu grup. Motor produksi pertama yamaha adalah single cylinder 2 stroke dengan kapasitas 125cc, dimana motor ini plek-plek copy dari DKW 125cc, Pabrikan Inggris BSA juga dari pabrikan Jerman ini dikenal dengan Bantam, Motor 125cc tersebut dikenal sebagai YA1 alias Atakombo dan dikenal juga sebagai Red DragonFly, Motor ini lumayan sukses dan laris dipasaran dan diproduksi berikutnya menggunakan mesin dengan kapasitas 175cc. Produksi motor berikutnya adaah twin cylinder YDI dibuat pada tahun 1957, sanggup mengeluarkan power 20 BPH, dan memenangkan race Mount Asama di Jepang, produksinya sekitar 15.811 sepeda motor yamaha dan jumlah ini masih dibawah Honda ataupun Suzuki. Logo Yamaha Sejarah Motor Yamaha Dari Masa Kemasa Selanjutnya Yamaha berkembang dengan cukup pesat dan ditahun 1959 keluarlaah motor sport Yamaha pertamanya yang dikenal sebagai YDSI, dengan 5 speed gearbox. tahun 1960, produksinya meningkat 6 kali lipat menjadi 138 rebu motor. Setelah berakhirnya Perang Korea,.. perekonomian Amerika Serikat begitu booming dan ini mendorong eksport Jepang khususnya motor ke Amerka Serikat. Tahun 1962 ekspor yamaha ke US sebanyak 12 ribu motorcyclez. Kemudian tahun 1962 sudah mencaoai 12 ribu unit. Demikian pula untuk tahun1963, kurang lebih sebanyak 36 ribu unit dan puncaknya ditahun 1964, ekspornya mencapai 87 ribu unit. Tahun 1963, Yamaha membuat motor 250cc, twin cylinder dan air cooled. Sejak saat itu, Yamaha lumayan dikenal di seantero Jepang. Tahun 1965, produksi Yamaha sudah mencapai 244 ribu unit dan peruntukkannya 50:50, dimana sebagian untuk eksport sedangkan sebagian lainnya konsumsi dalam negeri. Yamaha mulai mengembangkan sayapnya dengan membuka pabrik diluar negara Jepang. Pabrik yamaha di luar Jepang yang pertama kali dibuka adalah di Thailand di tahun 1966. Pelan tapi pasti Yamaha mulai melewati Suzuki dalam hal produksi motor, dimana pada tahun 1967 telah mencapai 406 ribu unit motor. Jumlah ini melewati saingan terdekatnya Suzuki dengan selisih sekitar 4 ribu unit. Selanjutnya Yamaha mulai mengembangkan untuk pertama kalinya yaitu Yamaha motor trail. Motor trail pertama menggunakan engine 250cc single cylinder. Disamping itu Yamaha juga mengembangkan sport car unit 2000cc, 6 cylinder dan DOHC untuk Toyota Motor, dan ini akan membantu Yamaha dalam mengembangkan high performance bikers nantinya. Tahun 1969 Yamaha mengembangkan circuit race yang bersebelahan dengan pabrik Yamaha di Iwata. Tahun 1970, jumlah type product yang ditawarkan mencapai 20 jenis motor mulai dari 50cc s/d 350cc. Yamaha menyadari juga potensi 2 stroke masih terbuka lebar dan Yamaha memproduksi sekitar 574 rebu engines dan 60% diantaranya untuk di ekspor. Dan ditahun yang sama juga, Yamaha mulai bermain di 4 stroke dengan mengeluarkan motor XS1 650cc vertical twin dimana megadopsi dari Triumph Twin. Motor ini sanggup mengeluarkan power sebesar 50HP pada 7200RPM dan torsi maksimum sebesar 52Nm pada 6000RPM. Berikut Foto foto yamaha dari masa ke Masa Motor Yamaha 75 Yamaha 100 Yamaha 125 Yamaha Alfa Yamaha Crypton Yamaha F1zr Yamaha Mio Yamaha RX King Yamaha Spesial Nah demikainlah persembahan dari saya admin hasbihtc yang sudah membahas mengenai Sejarah Motor Yamaha Dari Masa ke Masa semoga bisa bermanfaat, NB kira kira apa yach Produk yamaha terbaru 2013.

Honda astrea prima,,si bebek legendaris

Honda Astrea Prima, Si Bebek Legendaris…!!! Mendengar nama Honda Astrea Prima, tentu qta teringat bebek yang cukup populer era 1990-an. Di ajang Otobursa Tumplek Blek 2015, bebek ini menyapa para pengunjung. Meski usianya mencapai 1/4 abad, namun pesonanya cukup menarik perhatian orang termasuk saya. Jadi keinget dulu kalo Astrea Prima sempat menjadi kendaraan keluarga sebelum akhirnya lenyap digondol maling Yup, popularitas Honda Astrea Prima di zamannya gak bisa ditandingi oleh bebek2 lain. Irit bensin, perawatan mudah, suku cadang terjangkau & harga jual kembali tinggi menjadikannya favorit konsumen & maling saat itu. Bebek Honda Astrea Prima berkapasitas mesin 97 cc. Lahir di tahun 1989 s.d. 1992 sebagai generasi penerus Honda Astrea Star yang berkubikasi 86 cc. Selain cc mesin naik, penyempurnaan dilakukan di sektor kaki bagian depan yakni dari model lengan ayun menjadi teleskopik walau sektor rem depan masih pake teromol. Padahal nih bebek sanggup digeber ampe 100 km/h lebih…!!! Seingat saya, Honda Astrea Prima ada 2 model yakni yang pake tombol electric starter & yang tidak. Kemudian generasi terakhir Honda Astrea Prima ada emblem Limited Edition dengan ciri lebih banyak warna hitam disekujur bodinya. Persneling model rotari memberi keunikan tersendiri yakni dari gigi 4 bisa oper langsung ke gigi netral dengan catatan motor dalam kondisi berhenti. Selain itu, shockbreaker belakang bisa disetel yakni buat boncengan ato sendirian, cukup putar knop…!!! Bagian depan khususnya di atas spakbor depan terdapat tatakan untuk menaruh barang bawaan. Biasanya buat naruh jas hujan. Saat ini udah gak ada lagi di bebek sekarang, tinggal taruh di bawah jok. Maklum tahun segitu belum kepikiran bagasi gede Oh ya satu hal yang bisa jadi masukan buat pabrikan saat ini yakni hilangnya emblem mata kucing. Yup, kalo diperhatikan Astrea Prima terdapat mata kucing di sisi kiri kanan spakbor depan. Jika ada sorot lampu, maka mata kucing akan menyala. Tak hanya Honda, pabrikan lain di era tersebut juga menerapkan mata kucing. Entah mengapa motor2 sekarang gak ada lagi si mata kucing. Andaikata disematkan lagi, tentu lebih safety dong…!!!

Sejarah Motor tua di Indonesia

Sejarah Motor tua di Indonesia
Sepeda motor di Indonesia pertama kali dimiliki oleh seorang berkebangsaan Inggris bernama John C. Potter pada tahun 1893.    Sehari-hari  J.C. Potter bekerja sebagai Masinis Pertama di pabrik gula Oemboel (baca: Umbul) Probolinggo, Jawa Timur.   J.C. Potter juga dikenal sebagai penjual mobil yang mendapat kepercayaan Sunan Solo untuk mengurusi pengiriman mobil pertamanya dari Eropa.
Dalam buku Krèta Sètan (de duivelswagen) dikisahkan bagaimana John C. Potter memesan sendiri sepeda motor itu ke pabriknya, Hildebrand und Wolfmüller, di Muenchen, Jerman.

Sepeda motor itu tiba pada tahun 1893, satu tahun sebelum mobil pertama milik Sunan Solo (merk Benz tipe Carl Benz) tiba di Indonesia.  Hal itu menjadikan J.C. Potter sebagai orang pertama di Indonesia yang menggunakan kendaraan bermotor.   Selain itu, ada hal yang menarik apabila kita mengamati tahun kedatangan sepeda motor tersebut.
Untuk diketahui, sepeda motor pertama di dunia (Reitwagen) lahir di Jerman pada 1885 oleh Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach tetapi belum dijual untuk umum.   Tahun 1893, sepeda motor pertama yang dijual untuk umum dibuat oleh pabrik sepeda motor Hildebrand und Wolfmüller di Muenchen, Jerman.  Sepeda motor ini pertama kali masuk ke Amerika Serikat pada tahun 1895 ketika seorang pemain sirkus asal Perancis membawanya ke New York.   Jadi, meski yang membawanya bukan orang pribumi Indonesia, tetapi sebuah hal yang luar biasa ketika sepeda motor komersial pertama di dunia ternyata langsung dikirim ke Indonesia pada tahun pertama pembuatannya.   Terlebih lagi, baru dua tahun kemudian sepeda motor komersial pertama tersebut masuk Amerika Serikat.   Jadi, sepeda motor yang pertama kali masuk Indonesia merupakan sepeda motor pertama di dunia juga.

Sepeda motor ini tidak menggunakan rantai dan roda belakang digerakkan langsung oleh kruk as (crankshaft).   Meski berusia ratusan tahun, ternyata motor komersial pertama di dunia ini sudah mengusung teknologi yang sampai saat ini masih dipakai diantaranya adalah twin-silinder horizontal, 4 valve, berpendingin air, dan berkapasitas mesin besar yaitu 1.500 cc dengan bahan bakar bensin atau nafta.  Namun, meski bermesin besar tetapi tenaga kuda yang dihasilkan hanya 2,5HP saja pada 240rpm.  Selain itu, sepeda motor ini belum menggunakan persneling, belum menggunakan magnet, belum menggunakan aki (accu), belum menggunakan koil, dan belum menggunakan kabel listrik.
Diperlukan waktu sekitar 20 menit untuk menghidupkan dan mestabilkan mesinnya.   oleh kruk as (crankshaft).   Meski berusia ratusan tahun, ternyata motor komersial pertama di dunia ini sudah mengusung teknologi yang sampai saat ini masih dipakai diantaranya adalah twin-silinder horizontal, 4 valve, berpendingin air, dan berkapasitas mesin besar yaitu 1.500 cc dengan bahan bakar bensin atau nafta.  Namun, meski bermesin besar tetapi tenaga kuda yang dihasilkan hanya 2,5HP saja pada 240rpm.  Selain itu, sepeda motor ini belum menggunakan persneling, belum menggunakan magnet, belum menggunakan aki (accu), belum menggunakan koil, dan belum menggunakan kabel listrik.  

Diperlukan waktu sekitar 20 menit untuk menghidupkan dan  Pada tahun 1932, sepeda motor ini ditemukan dalam keadaan rusak di garasi di kediaman John C Potter.   Sepeda motor itu teronggok selama 40 tahun di pojokan garasi dalam keadaan tidak terawat dan berkarat.   Atas bantuan montir-montir marinir di Surabaya, sepeda motor milik John C Potter itu direstorasi (diperbaiki seperti semula) dan disimpan di kantor redaksi mingguan De Motor.   Kemudian sepeda motor antik itu diboyong ke Museum Lalu Lintas (Museum Polisi) di Surabaya yang kemudian pada tahun 1934 disumbangkan ke Museum Negeri Mpu Tantular di Sidoarjo dengan nomer inventaris 10.81 kategori IPTEK namun memberikan deskripsi yang berbeda, yaitu sebagai sepeda motor uap merk Daimler. 

Pada 1899, di negeri ini juga sudah hadir sepeda motor listrik beroda tiga yang menggunakan tenaga baterai, yang bern